BUMDesa Harjobimo Makmur Desa Harjobinangun Sukses Gelar Panen Perdana 6.000 Ekor Ayam Broiler untuk Program Ketahanan Pangan
GRABAG, PURWOREJO – Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Harjobimo Makmur, yang merupakan milik Pemerintah Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, sukses melaksanakan panen perdana ayam broiler pada Selasa, 9 Juni lalu. Program ini merupakan bagian dari realisasi pemanfaatan Dana Desa untuk penguatan program Ketahanan Pangan Nabati dan Hewani.
Pada panen perdana ini, unit usaha peternakan BUMDesa sukses memanen populasi total sebanyak 6.000 ekor ayam. Hasil budi daya menunjukkan performa yang sangat optimal, di mana ayam broiler mampu mencapai bobot rata-rata 2,1 kilogram per ekor dalam masa pemeliharaan yang relatif singkat, yaitu 34 hari.
Kegiatan panen perdana ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Perwakilan Kecamatan Grabag, Ibu Nuryanti, serta didampingi oleh Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD). Kehadiran jajaran pemerintahan dan pendamping ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap inovasi desa dalam membangun kemandirian ekonomi.
Dari pihak pengelola, hadir Direktur BUMDesa Harjobimo Makmur, Itok Kusumantoro, bersama Manager Peternakan, Neno Firmansyah Dhewa, yang memimpin langsung proses pemanenan di lapangan. Turut hadir pula Sekretaris BUMDesa, Nova Setiaji, dan Bendahara BUMDesa, Musmidi, untuk memastikan seluruh proses administrasi penimbangan berjalan lancar.
Direktur BUMDesa Harjobimo Makmur, Itok Kusumantoro, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan titik awal ini. Menurutnya, kesuksesan panen perdana dengan hasil bobot yang memuaskan ini membuktikan bahwa manajemen peternakan yang dikelola desa berjalan efektif, sekaligus menjadi modal optimisme besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Desa (PADes) Harjobinangun ke depan.
Melalui keberhasilan program ketahanan pangan hewani ini, Pemerintah Desa Harjobinangun bersama BUMDesa Harjobimo Makmur berkomitmen untuk terus menjaga keberlanjutan usaha peternakan ini agar dampaknya dapat dirasakan langsung dalam peningkatan kesejahteraan dan gizi masyarakat desa.